Asuransi Kesehatan Nasional

Asuransi Kesehatan Nasional (国民 保 険)

Sakit merupakan hal yang tidak menyenangkan. Apalagi saat kita sedang tinggal di negara asing. Biaya pengobatannya pun tidak akan murah. Sebagai contoh, saat kita mengunjungi dokter untuk sakit flu, biaya yang dikeluarkan adalah 5,000 yen. Jika kita diharuskan tinggal di rumah sakit untuk mengobati sakit seperti radang usus buntu, biaya yang dikeluarkan sebesar 300,000-400,000 yen. Sedangkan biaya pengobatan untuk kerusakan satu gigi adalah lebih dari 10,000 yen. Hal tersebut menjadi beban bagi pasien. Untuk meringankan beban tersebut, semua penduduk di Jepang harus memiliki asuransi kesehatan nasional yang dibayarkan setiap bulannya. Pelajar asing yang tinggal di Jepang pun harus memiliki asuransi kesehatan nasional ini.

Contoh kartu asuransi nasional

Dengan menjadi anggota asuransi kesehatan nasional ini, pasien hanya perlu membayar 20-30 % dari biaya medis dengan menunjukkan kartu asuransi kesehatan nasional tersebut kepada resepsionis. Akan tetapi, ada beberapa biaya pengobatan yang harus dibayarkan sendiri. Misalkan biaya sewa untuk tempat tidur tambahan dari menyewa satu kamar di rumah sakit, biaya pengobatan untuk obat khusus perawatan gigi, biaya operasi plastik, biaya persalinan, dan lain-lain.

Prosedur untuk mendaftar asuransi kesehatan nasional

  • Pendaftaran asuransi dapat dilakukan di kantor kelurahan tempat Anda tinggal dan membawa kartu identitas orang asing (zairyukado)
  • Proses aplikasi dan pembayaran premi berbeda di setiap wilayah. Premi asuransi berdasarkan pendapatan tahun sebelumnya. Siswa asing tidak memiliki penghasilan pada awal tahun pertama tinggal di Jepang akan membayar lebih murah. Premi asuransi akan jatuh sekitar 1,200 yen per bulan. Ketika siswa telah bekerja dan memiliki penghasilan pada tahun berikutnya, premi asuransi akan meningkat menyesuaikan dengan pendapatan yang diterima siswa.
  • Ketika menjadi anggota asuransi kesehatan pemerintah ini, siswa akan menerima kartu asuransi kesehatan yang harus dibawa setiap dirawat di rumah sakit.
  • Jika terjadi perubahan alamat, siswa harus memberi tahu perubahan alamat tersebut.