
Ini adalah hal yang sering ditanyakan oleh para siswa dan orang tua siswa pada Jeducation indonesia saat berkonsultasi. “Jika saya tidak bisa berbahasa Jepang apakah saya bisa sekolah bahasa di Jepang atau kuliah s1 di Jepang?”
Sebelum COVID, semua orang bisa bepergian ke Jepang dengan mudah. Jika Anda tidak tahu sepatah kata pun dalam bahasa Jepang, itu tidak sulit. Cukup membawa tas ransel dan anda dapat bepergian di Jepang kemana saja. Informasi seputar Jepang juga sangat banyak. Percayalah bahwa saat ini orang Indonesia lebih banyak tahu tentang “Jepang”, daripada orang Jepang itu sendiri.
Saya tidak bisa bahasa Jepang, tapi saya masih dapat bepergian dengan nyaman di Jepang. Kalau saya ingin belajar di Jepang bagaimana? Jawabannya adalah Anda bisa belajar bahasa Jepang. Tapi itu tergantung pada apa yang menjadi tujuan Anda untuk belajar.
Universitas di Jepang dengan Pengantar Bahasa Inggris

Mendaftar ke universitas dengan pengantar bahasa Inggris bisa menjadi pilihan bagi anda yang tidak bisa berbahasa Jepang. Anda dapat menyerahkan score bahasa Inggris sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh masing-masing universitas. Seperti TOEFL iBT 76 atau lebih tinggi, IELTS 5.5 atau lebih tinggi, dan kemampuan bahasa Inggris lainnya. Lalu beberapa dokumen lain seperti Statement of Purpose, Recommendation Letter, harus diserahkan dalam bahasa Inggris.
*Universitas dengan pengantar bahasa inggris belum banyak di Jepang. Pilihan fakultas dan jurusannya pun masih sedikit
Universitas dengan Pengantar Bahasa Jepang
Universitas di Jepang sangat banyak yang menawarkan program dengan pengantar Bahasa Jepang untuk mahasiswa asing. Hal ini sangat wajar karena siswa asing akan belajar bersama dengan siswa lokal (orang Jepang). Syarat pendaftaran, dari Statement of Purpose, Recommendation Letter semuanya dalam bahasa Jepang. Tes tulis dan wawancaranya pun akan menggunakan bahasa Jepang, sehingga Anda harus memiliki pengetahuan bahasa Jepang tingkat tinggi untuk dapat kuliah S1 di Jepang. Minimal siswa asing harus memiliki kemampuan bahasa Jepang level JLPT N2. level JLPT N2.
Sekolah Bahasa Jepang, 1-2 tahun sekolah bahasa di Jepang
Sekolah bahasa Jepang di Jepang. Anda bisa belajar di Jepang dengan mendaftar sekolah bahasa Jepang. Selain belajar bahasa Jepang, di sekolah bahasa pun anda bisa mempelajari budaya atau mungkin bahasa Jepang bisnis (bagi anda yang ingin bekerja di Jepang). Masuk ke sekolah bahasa Jepang program jangka panjang (1-2 tahun) haruslah minimal memiliki kemampuan bahasa Jepang level beginner (N5).
*beberapa sekolah bahasa Jepang menerima surat keterangan belajar bahasa Jepang minimal 150 jam dari tempat kursus bahasa Jepang di negara asal. Hanya saja karena di Jepang anda akan tinggal selama 1-2 tahun dan setiap hari akan berinteraksi dengan orang Jepang, maka harus memiliki pengetahuan bahasa minimal level N5.
Sekolah Menengah Atas (SMA di Jepang)

Salah satu elegibilitas untuk masuk SMA di Jepang berbeda-beda. Tetapi siswa perlu memiliki pengetahuan akan bahasa Jepang. Misalnya belajar literasi dasar tingkat pemula, dan belajar bahasa Jepang dalam jangka waktu 1 tahun. Tidak perlu memiliki sertifikat kemampuan bahasa, cukup dengan bukti telah belajar bahasa Jepang selama 1 tahun.
**Apabila saat ini kelas 10 SMA dan ingin SMA di Jepang, siswa harus mengulang kembali dari kelas 10 SMA. Hal ini dikarenakan kurikulum Indonesia dan Jepang berbeda sehingga tidak ada program transfer.
Untuk mendaftar SMA di Jepang, siswa harus memiliki kemampuan bahasa Jepang minimal level basic. Walaupun tidak memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang, minimal siswa telah belajar b. Jepang selama 1 tahun.
hubungi staff kami untuk informasi lebih lanjut:
Afi: +62 812-9726-5232
Konsultasi GRATIS seputar sekolah / kerja di Jepang:
WhatsApp atau telp
Afi: +62 812-9726-5232
IG: @jeducation_indonesia (informasi studi dan kursus bahasa)