Last Updated on June 23, 2026 by Jeducation

Di zaman yang serba canggih ini, komunikasi yang biasanya hanya bisa dilakukan antar teman atau keluarga, sekarang kita bisa berinteraksi dengan berbagai orang di negara lain. Tentu saja ketika berinteraksi ini kita harus mempelajari bahasa lawan bicara, tetapi sebagian besar orang pasti menggunakan bahasa Inggris ketika bertemu dengan warga negara asing. Jadi bisa dibilang kalau belajar bahasa Inggris merupakan hal yang lumrah dijumpai di zaman ini.
Kenapa Sih Harus Bahasa Jepang?
Walaupun Jepang merupakan negara kecil, tetapi pengaruh Jepang kepada negara lainnya itu sangat besar. Berawal dari Anime yang saat ini masih berjaya, kebudayaan yang masih kental, etos kerja yang ingin ditiru oleh banyak negara, serta teknologi yang berkembang sangat pesat. Dulu ada pepatah “Carilah ilmu sampai ke Negeri China” karena disaat era Dinasti Tang, Cina merupakan pusat peradaban yang sangat maju. Tapi mungkin saat ini kita bisa sedikit merevisinya menjadi “Carilah ilmu sampai ke Negeri Sakura”.
Salah satu sektor yang paling digemari adalah Artificial Intelligence (AI), robotika, design, arsitektur, bahkan aerospace. Sayangnya, sebagian besar perusahaan Jepang di sektor manapun itu lebih mengutamakan skill berbahasa Jepang ketika ingin merekrut pekerja dari luar negeri. Maka dari itu, sebelum pergi ke Jepang kita harus mempersiapkan skill bahasa terlebih dahulu.
Cara Meningkatkan Skill Bahasa Jepang
- Otodidak
Cara ini menjadi salah satu pilihan yang digemari oleh berbagai orang, jadi mereka bisa memilih ingin belajar dari manapun. Seperti contoh, mempelajari kosakata dari Anime, Manga, Film, Lagu, dan lainnya. Tetapi kekurangan dari cara belajar otodidak yaitu tidak bisa tahu apakah yang dipelajari sudah benar atau belum. Kemudian tidak bisa mengetahui progress pembelajarannya, dan terkadang mereka sering melompati materi dasar dan langsung ke yang lebih sulit.
- Sekolah Bahasa
Sekolah Bahasa merupakan pilihan untuk teman-teman yang ingin belajar bahasa langsung di Jepang. Tetapi sebelum mendaftar ke Sekolah Bahasa ini, siswa wajib memiliki minimal sertifikat setara JLPT N5, jadi memang teman-teman harus belajar terlebih dahulu sebelum mencoba mendaftarnya. Kemudian periode pembelajaran di Sekolah Bahasa juga tergantung dari sejauh mana kemampuan siswa ketika mendaftar, semakin tinggi tingkatan kemampuannya maka semakin singkat periode belajarnya. Jadi jika siswa hanya memiliki sertifikat N5, maka membutuhkan waktu belajar sekitar 2 tahun, dikarenakan target dari Sekolah Bahasa adalah siswanya lulus ujian JLPT N2.
- Kursus Bahasa Jepang
Kursus adalah pilihan teraman sekaligus prosesnya bisa dipantau oleh siswa maupun orang tua. Ketika belajar di lembaga kursus, siswa bisa mencoba berkomunikasi secara langsung kepada orang lain sehingga tidak hanya pengetahuan materinya bertambah, tetapi juga kemampuan berbicaranya. Kemampuan berbicara atau berkomunikasi tersebut tidak bisa didapatkan ketika belajar secara otodidak, serta jika siswa melakukan kesalahan maka pengajarnya bisa langsung memperbaiki. Setiap lembaga kursus juga memiliki ciri khas nya masing-masing, seperti ada pilihan program yang ditawarkan, pengajar serta modul yang digunakan. Sehingga siswa dapat memilih lembaga sesuai dengan keinginan masing-masing.
Belajar Bahasa Jepang di Jeducation Center
Jeducation memiliki kursus bahasa Jepang yang dikenali sebagai J-Center. Di J-Center, siswa akan diajarkan oleh native speaker Jepang secara langsung. Dikarenakan pengajarnya adalah native speaker jadi seluruh kelasnya dilaksanakan secara online. Tetapi walaupun dilaksanakan secara online, pengajar di J-Center merupakan pengajar berlisensi yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Jepang.
Siswa dapat berlatih komunikasi dalam bahasa Jepang tanpa harus keluar dari rumah ataupun terpaku pada hafalan rumus kaku dari buku teks. Melalui metode pembelajaran yang 100% online dan dapat diakses dari mana saja, siswa hanya perlu menyiapkan perangkat yang mumpuni untuk langsung terhubung dengan atmosfer belajar yang interaktif, sekaligus memperluas jaringan pertemanan baru yang online dan suportif. Menariknya, siswa akan diajak memahami bahasa langsung dari sudut pandang native speaker melalui materi yang dibalut unsur kultur serta anime, lengkap dengan tips dan tricks unik yang tidak tercantum di dalam buku, serta pembiasaan pelafalan asli sebagai simulasi berkomunikasi yang aman sebelum siswa benar-benar berangkat ke Jepang.
Teman-teman bisa melihat secara lengkap mengenai penawaran yang Jeducation berikan di : https://jeducation.co.id/. Atau jika ingin mengetahui siapa saja pengajar serta kelas apa saja yang ditawarkan di kursus, bisa dilihat di : https://jeducation.co.id/kursus-online-bahasa-jepang/