Tips Mencari Tempat Tinggal di Jepang

Thanks For Sharing
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Saat kamu akan melanjutkan sekolah bahasa di jepang atau saat akan melanjutkan studi kejenjang yang lebih tinggi di Jepang. Hal pertama yang terbesit dalam pikiranmu selain “berapa biaya hidup di sana” juga adalah “di mana tempat kamu akan tinggal di jepang”?. Dua hal ini yang perlu kamu persiapkan dan tentunya kamu membutuhkan banyak informasi untuk menentukan tempat tinggal seperti apa?, dan di mana kamu akan tinggal?. Tempat tinggal di Jepang untuk siswa internasional terbagi menjadi 2 karakteristik utama, yaitu:

  • Pemerintah Jepang dan sekolah-sekolah di Jepang, umumnya menyediakan asrama bagi siswa internasional. Sebagian besar asrama tersebut sudah memiliki furnitur dan siap untuk dihuni. Akan tetapi, kamar-kamar tersebut jumlahnya terbatas dan siswa harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu serta membayar uang sewa di muka. Melalui Japan Education Indonesia (Jeducation Indonesia) kamu tidak perlu bingung lagi memikirkan hal tersebut, karena kami akan membantu kamu dari awal persiapan keberangkatan, tempat tinggal, masuk sekolah, hingga kelulusan.
  • Tempat tinggal pribadi seperti apartemen, mansion yang dioperasikan oleh pribadi. Ruangan pada apartemen di Jepang umumnya sempit dan mahal. Terutama yang terletak di Tokyo atau pusat kota. Harga sewa sangat bervariasi pada daerah di kota besar atau provinsi dan bergantung pada ukuran kamar, fasilitas kamar, dan jarak ke pusat kota.

Tarif kamar di kota dengan ukuran kamar 6 tikar (9,7 meter persegi)

Menemukan Tempat Tinggal

Mencari tempat tinggal di Jepang tidaklah mudah. Terutama di kota-kota besar. Ketika mencari tempat tinggal sendiri, kamu dapat melakukan dengan metode berikut:

  • Konsultasi dengan lembaga yang memberangkatkan kamu. Biasanya, lembaga tersebut memiliki informasi tentang tempat tinggal sebagai fasilitasi yang sudah disediakan untuk kamu.
  • Kontak melalui agen untuk menyewa rumah (Fudosan). Rumah yang disewa ada banyak dan tidak sulit ditemukan. Terutama di area stasiun kereta. Perhatikan dari depan kaca toko atau rumah tersebut, akan ada tanda pengumuman “rumah disewakan”. Berhenti untuk melihat apakah kamu tertarik dan bertanya lebih detail. Pertama-tama, kamu harus memberi tahu apa yang kamu butuhkan. Seperti kamar diinginkan, lokasi, dan anggaran agar broker dapat merekomendasikan kamar sewa sesuai kebutuhan.
  • Melihat dari majalah berita rumah sewa dan kamar sewa yang dijual oleh kios koran dan toko buku

Yang perlu diketahui saat mencari tempat tinggal di Jepang

  • Ukuran kamar di Jepang menggunakan ukuran tikar tatami (1 buah = 1,8 m X 90 cm). Meskipun dalam kenyataannya, kamar tidak akan ditutupi dengan tikar tatami, seperti kamar 6-tikar (sekitar 9,7 meter persegi), kamar 10-tikar (sekitar 16 meter persegi), dan lainnya
  • Biasanya, kamar yang disewakan di Jepang tidak memiliki furnitur atau ruang kosong. Siswa perlu mempertimbangkan untuk membeli furnitur seperti kasur gaya jepang, selimut, bantal, meja, serta peralatan penting lainnya untuk kehidupan sehari-hari
  • Selain biaya sewa kamar atau rumah, akan ada biaya lain yang akan di keluarkan. Seperti biaya makan, uang deposit, dan lainnya. sehingga pengeluaran biaya sewa secara total menjadi 2-3 kali lipat. Oleh karena itu, kamu harus dapat menghitung dan menyesuaikan anggaran sebelumnya.
  • Jika kamu belum fasih berbahasa Jepang, ajak teman kamu yang bisa berbahasa Jepang untuk ikut membantu saat kamu sedang mencari tempat tinggal di Jepang.

Uang Sewa 
adalah sewa selama 1 bulan dan biasanya prabayar. Sewa untuk bulan berikutnya harus dibayarkan pada akhir bulan ini. jangan sampai telat bayar sewa kontrakan ya..

Deposit
di Jepang, saat kamu sudah menemukan tempat tinggal atau rumah sewa yang akan kamu huni, kamu diwajibkan untuk membayar uang deposit. Dimana uang tersebut akan dijadikan sebagai uang jaminan. Saat masa kontrak rumah kamu sudah habis, uang deposit tersebut akan dikembalikan setelah dikurangi biaya perbaikan kamar (jika ada yang tersisa)

Biaya Pemeliharaan Lain-lain 
Saat kamu menyewa tempat tinggal di jepang, akan ada biaya tambahan yang harus kamu keluarkan. biaya itu meliputi: biaya perawatan publik, seperti tangga, trotoar, toilet, dan lainnya

Tata krama akomodasi

  • Saat pindah ke tempat tinggal baru orang Jepang biasanya memiliki tradisi untuk mengunjungi tetangga. Dan biasanya mereka memperkenalkan diri serta membagikan suvenir kecil untuk mereka. Tradisi ini baik untuk kamu lakukan di sana. Setidaknya untuk menjaga hubungan baik dan antar tetangga atau teman sekontrakan.
  • Beberapa kontrakan di Jepang mungkin tidak memiliki dapur atau kamar mandi pribadi. Jadi digunakan secara bersama-sama. Sebaiknya kamu tidak menggunakan terlalu lama, dan setelah digunakan sebaiknya langsung kamu bersihkan.
  • Hindari membersihkan atau mencuci di pagi hari atau larut malam. Penyedot debu dan mesin cuci menyebabkan kebisingan yang dapat mengganggu teman-teman di dalam kontrakan kamu. Karena itu, harus dilakukan dari jam 8 pagi sampai jam 9 malam.
  • Jangan membuat suara keras di area umum. Seperti di koridor, gedung, lift atau tangga atau bahkan di dalam ruangan Apalagi jika seorang teman telah berkunjung. Harus berhati-hati agar tidak terdengar terlalu keras
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •