Prosedur Memasuki Jepang

Dilansir dari Informasi tentang “Update Terbaru Virus Corona di Jepang” pada tanggal 5 Oktober 2020, Mengenai syarat-syarat pembuatan Visa pelajar bagi pemegang COE (Certificate of Eligibility)

link: https://jeducation.co.id/virus-corona-di-jepang/

Terdapat 2 tambahan dokumen, yaitu Residence Track (Surat Perjanjian Tertulis) dan Kuesioner.

Residence Track ini merupakan surat perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh pihak Sekolah, sehingga Siswa dapat meminta dokumen tersebut kepada sekolah.

Adapun untuk memasuki negara Jepang, ada beberapa hal yang harus di perhatikan oleh siswa.

Prosedur Memasuki Jepang

<SEBELUM KEBERANGKATAN KE JEPANG>

  1. Menerima dokumen Residence Track dari sekolah (Residence track di fotokopi 2x, dan dibawa ketika apply visa)
    *Residence track akan diambil 1 rangkap oleh Kedutaan Besar, dan 1 rangkap lainnya harus dibawa ketika berangkat ke Jepang dan diserahkan kepada pihak imigrasi Jepang
  2. Apply Visa (Harap melakukan reservasi terlebih dahulu)
  3.  Sebelum berangkat ke Jepang, harap mengecek suhu tubuh setiap hari selama minimal 14 hari (Konsultan Jeducation akan mengirimkan format pengecekan suhu)
  4. Memesan tiket penerbangan
  5. Memesan Travel Health Insurance (Asuransi perjalanan) untuk jangka waktu minimal 1 bulan
  6. Melakukan tes PCR (dalam kurun waktu 72 jam) sebelum keberangkatan dan meminta dokter menulis hasil test pada format yang telah tersedia.

<Sampai di Jepang / Ketika berada di Bandara>

7. Menyerahkan hasil tes PCR (Poin 6) dan kuesioner yang dibagikan di pesawat sebelum mendarat (kuesioner ini diisi dengan hasil pengecekan suhu tubuh anda selama 14 hari (poin3))

8. Melakukan instalasi (Download) Aplikasi LINE COCOA, dan cek apakah kamu sudah memiliki Asuransi kesehatan atau belum.

Google play

https://play.google.com/store/apps/details?id=jp.go.mhlw.covid19radar

App Store

https://apps.apple.com/jp/app/id1516764458

9. Melakukan tes PCR di Bandara dan menunggu hingga hasil keluar

10. Apabila hasilnya Negatif silahkan memasuki Jepang setelah proses imigrasi selesai.
*Siswa tidak di perbolehkan menggunakan transportasi umum (Mohon untuk konfirmasi apakah sekolah akan menyediakan jasa “pick up” atau anda dapat melakukan reservasi kendaraan)
*Melakukan karantina mandiri selama 14 hari semenjak sampai di Jepang (dapat tinggal di asrama, kediaman, atau di hotel)

11. Selagi masa karantina, siswa diwajibkan melakukan pengecekan suhu tubuh setiap hari dan melaporkannya kepada sekolah (Sekolah akan melaporkan kondisi siswa setiap hari ke Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan)

12. Setting informasi mengenai lokasi siswa menggunakan aplikasi “map”
*Selama karantina, apabila terdapat gejala, Jangan bepergian dan segera hubungi Pusat  「帰国者・接触者相談センター」atau hotline konseling COVID-19 di Jepang
*Selama karantina 14 hari, Tidak diperbolehkan melakukan perjalanan, dan tidak diperbolehkan menggunakan transportasi umum.

<Hal yang harus dipersiapkan sebelum ke Jepang>

  1. Download aplikasi LINE. COCOA
  2. Mempersiapkan jaringan Internet dan smartphone yang dapat digunakan di Jepang
  3. Membawa termometer dari Negara asal (disarankan termometer digital)

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *