Mengenal Lebih Dekat Dengan Seragam Sekolah di Jepang

Sejarah Seragam sekolah di Jepang
Credit : Slicepandora

Seragam Sekolah di Jepang kenapa sangat beragam dan menarik?. Perteme sebelum menjawab pertanyaan itu. Perlu kita ketahui, seragam sekolah merupakan seperangkat pakaian dengan standar tertentu yang dikenakan oleh para siswa yang sedang menuntut ilmu di lembaga pendidikan. Hampir seluruh sekolah yang ada di berbagai belahan dunia mengharuskan siswanya untuk mengenakan seragam selama proses belajar mengajar. Termasuk juga di Jepang.

Mungkin sudah banyak yang tidak asing lagi dengan seragam sekolah di Jepang. Terutama jika sering menonton film atau anime Jepang.  Jepang memang terkenal dengan pilihan seragam sekolah yang unik dan menarik.

Sejarah Seragam Sekolah di Jepang

Credit : Provoke

Penggunaan seragam sekolah di Jepang sudah dimulai sejak akhir abad ke-19. Sebelumnya, para siswa di Jepang mengenakan kimono untuk ke sekolah. Tentu saja penggunaan kimono ini tidak nyaman untuk anak sekolah yang memiliki mobilitas tinggi.

Penggunaan seragam di Jepang pertama kali dicetuskan oleh Elizabeth Lee, kepada sekolah Fukuoka Jo Gakuin. Melihat para siswanya kesulitan dalam beraktivitas, terutama olahraga, ia pun berpikir keras untuk mengatasinya. Kemudian Elizabeth teringat dengan model seragam sailor yang dulu digunakannya saat bersekolah di Inggris.

Pada tahun 1918, Elizabeth meminta seorang penjahit di Oota Toyokichi untuk membuat baju atas dari seragam sekolah bagi siswi perempuan di sekolahnya. Namun baju sailor tersebut justru mudah robek saat dikenakan berolahraga. Elizabeth kemudian menyarankan agar di bagian kanan atau kiri baju, tepatnya dari arah ketiak, dipasangi resleting. Tetapi seragam sailot yang dipasangi resleting tersebut ternyata tidak lazim untuk dikenakan.

Bukan hanya dalam pembuatan baju atasan seragam model sailor, muncul lagi kendala baru dari rok yang dikenakan para siswi. Karena rok yang mereka kenakan masih berbentuk lurus panjang, yang membuat pergerakan para siswi tersebut jadi terhambat.

Elizabeth kemudian mendatangi kembali penjahit tersebut dan memintanya agar membuat rok yang memudahkan para siswi untuk bergerak leluasa. Permintaan tersebut bukanlah hal mudah bagi penjahit tersebut.

Setelah berpikir cukup lama, akhirnya ia berhasil mendapat ide setelah melihat gorden rumahnya yang tertiup angin bisa kembali ke bentuk semula. Penjahit tersebut kemudian membuat rok model lipit seperti halnya korden.

Setelah berpikir cukup keras, akhirnya permasalahan untuk seragam bagian atas juga bisa diatasi. Hingga akhirnya pada tahun 1921, seragam model sailor ini resmi digunakan pertama kali di sekolah Fukuoka Jo Gakuen.

Selain Fukuoka Jo Gakuin, sekolah Kinjou Gakuin yang berada di Aichi juga ikut menggunakan seragam ini untuk siswi perempuannya. Sementara untuk siswa lelaki menggunakan seragam dengan model seperti seragam tentara Jepang jaman dahulu, lengkap dengan topinya. Seiring dengan perkembangan zaman, seragam sekolah di Jepang mulai semakin bervariasi.

Berbagai Jenis Seragam Sekolah di Jepang

Penggunaan seragam di sekolah Jepang biasanya dimulai sejak memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Di bangku Sekolah Dasar (SD) biasanya para siswa akan menggunakan baju bebas ketika bersekolah. Namun ada juga SD yang juga menggunakan seragam.

Seragam sekolah yang digunakan memiliki ciri khas tersendiri yang tentu berbeda-beda satu sama lain. Tergantung dari sekolah yang dimasuki. Ciri khas dari seragam tersebut juga menjadi daya tarik dan status sosial dari sekolahnya. Maka tak heran kalau sekolah swasta biasanya memiliki model seragam yang lebih bervariasi dibanding sekolah negeri di Jepang.

Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis seragam sekolah yang digunakan para siswa di Jepang.

1. Seragam Sailor

Seragam sekolah di Jepang
Credit : dy.163.com

Berbicara tentang seragam sekolah di Jepang pastinya tidak bisa lepas dari jenis seragam satu ini.  Jika pernah menonton anime sailor moon, mungkin sudah tidak asing lagi dengan penggunaan seragam ini. Seragam Sailor juga sering muncul di berbagai film, drama, serta anime Jepang lainnya.

Memiliki model yang terkesan sederhana. Seragam Sailor ini terbagi menjadi dua warna, yaitu seragam sailor warna putih dan seragam sailor warna hitam. Seragam yang hanya dikenakan oleh siswi perempuan ini terdiri dari kemeja dengan motif kerah sailor, dasi merah, serta rok tartan yang berlipat.

2. Seragam Suspender

Seragam sekolah di Jepang
Credit : Catherine Cottage

Seragam ini merupakan perpaduan dari seragam sailor yang dilengkapi dengan pita suspender di bagian pundaknya. Bisa juga menggunakan kemeja putih biasa yang dilengkapi dengan pita kecil dan rok pleats yang cantik. Biasanya seragam ini digunakan oleh sekolah khusus wanita atau swasta biasa.

3. Vest atau Sweater

Seragam sekolah di Jepang
Credit : Aliexpress.com

Jepang merupakan Negara sub tropis yang memiliki empat musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Musim dingin tentu suhunya akan lebih dingin dari biasanya. Karena itu, para siswa akan mengakali seragamnya agar terlihat hangat namun tetap sesuai standar seragam.

Mereka akan menggunakan sweater atau vest pada bagian luar seragam mereka. Biasanya yang digunakan adalah jenis sweater yang berwarna cerah, seperti krem, dan memiliki ukuran besar. Sweater tersebut terkadang merupakan milik para siswa sendiri, atau merupakan satu set pakaian musim dingin yang diberikan oleh sekolah agar para siswanya tetap merasa hangat di musim dingin.

4. Seragam Blazer

Seragam sekolah di Jepang
Credit : Japanesemusicid

Sama seperti seragam Sailor, penggunaan seragam Blazer ini juga mudah ditemukan pada film atau drama Jepang. Seragam jenis ini bisa digunakan oleh para siswa laki-laki maupun perempuan.

Untuk siswa perempuan komposisinya adalah kemeja putih di bagian dalam dan blazer di bagian luarnya. Ditambahkan dengan dasi berbentuk seperti kupu-kupu sebagai aksesoris tambahan. Pada bagian bawahnya akan menggunakan rok pendek sesuai dengan ketentuan dari sekolah.

Sementara untuk siswa laki-laki hampir sama dengan perempuan. Dengan kemeja putih di bagian dalam dan blazer di bagian luarnya. Mereka juga menggunakan dasi dan celana panjang sesai dengan ketentuan dari sekolah.

Warna blazer yang digunakan biasanya merupakan warna-warna gelap. Seperti biru tua atau hitam. Namun ada juga yang menggunakan dengan warna agak cerah seperti cokelat muda. Dengan tambahan sepatu pantofel, para siswa akan terlihat lebih elegan saat menggunakan seragam model blazer ini. 

5. Gakuran

Seragam sekolah di Jepang
Credit : Teen.co.id

Model seragam ini dikhususkan untuk para siswa laki-laki. Di bagian dalamnya mereka kan mengenakan kemeja putih. Sementara pada bagian luar mengenakan jas yang dilengkapi dengan kancing di bagian depannya. Penggunaan seragam Gakuran juga dibarengi dengan sabuk dan celana berwarna gelap. Biasanya menggunakan warna hitam.

Sama seperti seragam lainnya, sepatu yang digunakan saat mengenakan seragam ini adalah jenis pantofel. Di bagian kerah jas Gakuran terdapat sebuah pin yang akan menunjukkan lambing sekolah atau tingkat kelas para siswa. Jadi setiap kenaikan kelas, pin yang digunakan akan berganti.

Gakuran terinspirasi dari model seragam angkatan darai Perancis. Bukan hanya di Jepang, model pakaian ini juga sempat digunakan di Korea Selatan dan China sebelum tahun 1949.

Menariknya, ada sebuah tradisi dimana para siswa laki-laki akan memberikan kancing keduanya kepada gadis yang disukainya. Kenapa harus kancing kedua? Karena kancing kedua dianggap paling dekat dengan jantung. Biasanya kancing kedua ini diberikan setelah siswa tersebut lulus dari sekolah.

Seperti itulah penjelasan mengenai asal muasal serta jenis-jenis seragam yang digunakan para siswa di Jepang. Berbeda dengan seragam di sekolah Indonesia yang cenderung sama, Jepang memiliki variasi yang membuatnya terlihat unik. Yuk, bersekolah di Jepang dan rasakan sensasi menempuh pendidikan dengan seragam unik dan keren!

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *