Mengenal Lebih Jauh Seputar Summer Course di Jepang!

Thanks For Sharing
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kira-kira apa yang ada di benak Anda saat mendengar kata musim panas? Sinar matahari yang terik? Penggunaan krim anti matahari? Bermain air dan berjemur di pantai? Mungkin tidak akan jauh dari hal-hal tersebut.

Seperti namanya, musim panas merupakan suatu musim di mana suasana akan menjadi  lebih panas dari biasanya. Sinar matahari di musim panas memang terasa lebih terik dari biasanya. Maka itu pula dikatakan panas. Karena cuacanya yang selalu cerah, meski kadang  panasnya bisa ekstrim, seringkali orang memanfaatkan musim panas untuk berjalan-jalan. Biasanya tempat yang paling sering dijadikan tujuan adalah tempat-tempat yang terkesan adem, seperti pantai.

Tidak semua Negara bisa memiliki musim panas. Biasanya Negara beriklim tropis dan sub tropis saja yang memiliki musim panas ini. Waktu terjadinya pun bisa berbeda-beda. Tergantung pada letak suatu Negara. Salah satu Negara yang memiliki musim panas adalah Jepang.

Jika Anda melihat banyak orang Jepang yang mengenakan baju berlengan pendek disertai dengan meningkatnya suhu di negeri sakura tersebut, artinya musim panas sudah tiba di Jepang. biasanya musim panas di Jepang berlangsung mulai dari bulan Juni hingga Agustus.

Musim yang cerah ini memiliki makna tersendiri bagi warga Jepang. Musim panas juga merupakan saat-saat yang paling ditunggu warga Jepang, terutama siswa sekolah. Karena di musim ini, mereka akan mendapat libur selama kurang lebih satu bulan lamanya. Biasanya, para siswa akan mengisi libur musim panas dengan berwisata ke tempat-tempat tertentu, seperti pantai.

Di Jepang juga terdapat berbagai festival menarik yang hanya diadakan tiap musim panas. Sebut saja Awa Odori, Tanabata, Nebuta Matsuri, Akita Kanto Matsuri, Tenjin Matsuri, Tukimi, dan Hakata Gion Yamakasa.  Selain berwisata ke tempat-tempat yang sejuk dan menyenangkan, tidak sedikit para siswa yang memilih untuk mengisi waktu libur dengan terus belajar. Salah satunya dengan mengambil kelas musim panas.

Kelas musim panas

Seperti namanya, summer course atau disebut juga kelas musim panas merupakan suatu program belajar di sekolah Jepang yang diadakan tiap musim panas. Program summer course  ini bisa diikuti oleh semua kalangan yang ingin memperdalam pelajarannya. Baik itu siswa SMA, mahasiswa, ataupun pekerja, semuanya bisa mengikuti program ini selama mereka sudah berusia minimal 15 tahun.

Biasanya program summer course dimulai sejak bulan Juni hingga Agustus. Dengan masa belajar berkisar 2 minggu hingga 2 bulan. Masa belajar yang singkat tersebut membuat summer course termasuk dalam short course program atau program kursus jangka pendek. Karena waktu yang singkat tersebut pula, Anda tidak bisa mengikuti kerja paruh waktu atau arubaito jika mengikuti program summer course.

Seperti kelas-kelas lain pada umumnya, summer course  juga memiliki bidang studi seperti bahasa, praktik sosial, dan lain sebagainya.

Tujuan diadakannya summer course ini adalah untuk memberikan pelatihan professional tambahan kepada para siswa agar bisa memperdalam kemampuan sekaligus meningkatkan kualifikasi mereka sendiri. Ada juga yang menggunakan sekolah musim panas untuk menjembatani kesenjangan antara fase yang berbeda dari studi akademis.

Tak heran kalau program summer course sangat populer di kalangan siswa internasional maupun siswa Jepang itu sendiri. Terutama bagi mereka yang hendak mengikuti ujian masuk untuk tingkat yang lebih tinggi. Misalnya saja yang ingin masuk ke universitas ternama di Jepang.

Mengapa harus mengikuti summer course di Jepang?

Credit: languageinternational.com

Liburan biasanya identik dengan berwisata atau beristirahat. Namun bagi sebagian orang, waktu liburan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan penguasaan skill yang dimiliki. Karena dikhawatirkan kesenangan saat berlibur bisa membuat mereka terlena dan melupakan apa yang telah dipelajari selama ini. Hal tersebut tentu harus dihindari, apalagi jika Anda hendak menempuh ujian masuk ke jenjang yang lebih tinggi. Di mana summer course bisa menjadi salah satu solusinya

Ada dua opsi yang bisa Anda pilih untuk mengikuti summer course di Jepang. Yang pertama adalah dengan program pertukaran pelajar. Opsi ini bisa Anda pilih jika Anda merupakan mahasiswa yang berkuliah di jurusan sastra. Biasanya durasi waktu yang diberikan berkisar 3-5 minggu, dengan beberapa syarat tertentu yang harus dipenuhi.

Sementara pilihan kedua adalah dengan mengikuti summer course  sesuai keinginan. Opsi ini bisa dijadikan pilihan untuk Anda yang masih berada di jenjang sekolah atau tidak berkuliah di jurusan sastra. Anda bisa memilih sendiri sekolah serta kelas sesuai dengan keinginan dan minat Anda pada musim panas.

Sebenarnya, banyak Negara yang juga menyediakan summer course, termasuk Indonesia. Lantas, mengapa Anda harus memilih Jepang sebagai tujuan summer course?

Mungkin Anda sudah tahu kalau Jepang telah lama dikenal akan sistem pendidikannya yang menjadi salah satu terbaik di dunia. Bahkan bersanding dengan Negara-negara populer di Eropa dan Amerika. Tidak heran kalau banyak orang yang menjadikan Jepang sebagai salah satu tujuan dalam melanjutkan studi. Termasuk untuk mengikuti program summer course.  Mungkin Anda juga termasuk di antara banyak orang yang ingin mengikuti summer course tersebut.

Jadi, Anda tidak hanya akan mendapat pengetahuan dari dalam kelas saja, tetapi juga dari siswa lain yang mengikuti program ini. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, banyak yang menjadikan Jepang sebagai destinasi utama untuk melanjutkan studinya. Termasuk dalam summer course. Artinya, program summer course ini juga diikuti oleh siswa dari berbagai Negara.

Beda Negara,beda budaya. Perbedaan budaya ini bisa menjadi salah satu bahan pembelajaran Anda selama mengikuti summer course di Jepang. Jadi, sambil memahami materi yang diajarkan di kelas, Anda juga bisa mengenal lebih dekat akan budaya dan masyarakat yang berbeda satu sama lain dalam situasi yang menyenangkan. Selain itu, Anda juga bisa membangun relasi dengan siswa internasional lainnya, yang tentu akan sangat berguna dalam dunia kerja nanti.

Menariknya lagi, di Jepang terdapat banyak event-event seru yang diadakan tiap musim panas. Anda bisa menghadiri berbagai event tersebut bersama teman-teman dari berbagai Negara. Dengan begitu, Anda bisa mendapat berbagai pengalaman menarik yang tak terlupakan sembari menambah ilmu di Jepang.

Biaya dan Akomodasi

Sistem pembelajarannya yang berbeda membuat biaya dan akomodasi yang harus dikeluarkan untuk summer course  di Jepang juga berbeda. Biasanya berkisar antara 525.000 Yen hingga 700.000 Yen. Tergantung lokasi dan jurusan yang dipilih. Sementara untuk tiket pesawat sendiri diperkirakan berkisar 70.000 Yen, tergantung pada lokasi tujuan dan waktu keberangkatan yang Anda pilih.

Liburan musim panas tidak dibuat untuk sekadar bermalas-malasan di bawah sejuknya AC saja. Ada banyak kegiatan positif yang bisa Anda lakukan untuk mengisi waktu liburan tersebut. Salah satunya dengan mengikuti summer course.  Sudah banyak sekolah di Jepang yang menyediakan program ini. Anda hanya perlu mencari yang sekiranya sesuai dengan minat dan kebutuhan Anda. Selamat mencoba!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *