Eric Septian Hermawan

“Jika mempunyai niat yang kuat, pasti ada jalannya”

Halo nama saya Eric,
Saya sudah lama punya keinginan untuk sekolah di Jepang, yaitu sejak saya kuliah tahun 2013. Awalnya saya rasa tidak mungkin, karena biaya yang sangat besar untuk melanjutkan sekolah di sana. Jalur beasiswa tentunya sudah saya coba, tetapi ternyata tidak mudah, banyak persyaratan ini itu yg harus dipenuhi.

Pada tahun 2015 Saya membulatkan tekad untuk menyisihkan gaji saya demi menabung untuk sekolah ke Jepang. Walaupun sempat juga putus asa ditengah jalan. Tetapi teringat akan mimpi saya, maka saya harus tetap bersabar dan menabung.

Pada akhir tahun 2019 saya mencoba mencari informasi tentang konsultan pendidikan ke Jepang, di sinilah saya bertemu dengan Jeducation Indonesia. Saya berkonsultasi, bertanya-tanya tentang persyaratan, sekolah, tempat tinggal, biaya, dokumen yang harus dipersiapkan, sampai kesiapan dalam menghadapi Ujian NAT-Test N5 yang menjadi salah satu syarat untuk dapat melanjutkan sekolah ke Jepang pun saya jalani dengan sungguh-sungguh. Semuanya sangatlah tidak mudah, tapi impian untuk belajar dan bekerja di Jepang adalah tujuan akhir saya di masa depan. Pihak Jeducation membantu memberikan informasi pada saya secara continue. Sampai pada akhirnya saya memilih ILA (Interculture Language Academy) sebagai tempat saya untuk belajar bahasa Jepang. Prosesnya cukup panjang, dari menyerahkan berkas-berkas, sampai keberangkatan ke Jepang. Kurang lebih 6-8 bulan lamanya untuk menyiapkan ini semua.

Saya tahu, saat ini sedang ada pandemi corona yang melanda setiap negara termasuk di Jepang. Lantas apakah saya takut untuk berangkat ke Jepang terkait hal ini?


Tentu saja ada rasa was-was. Tapi jika dipikir2, kondisinya di indonesia dan di Jepang sama saja. Balik lagi, tergantung kita bagaimana menjaga diri. Dan mimpi saya ini lah yang membuat saya terus maju dan bersemangat

Puji tuhan. Tanggal 14 oktober 2020 saya Sudah tiba di Jepang. Pihak sekolah ILA, memperlakukan saya dengan sangat baik. Saat ini saya sedang berada di apartemen saya yang berada di Nagata-ku. Walaupun saya harus menjalani masa karantina selama 14 hari, saya akan bersiap untuk sekolah dan belajar demi mimpi saya.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *