Informasi Seputar Asrama atau tempat tinggal di Jepang

Credit: Japan Education Indonesia

Saat ini, masyarakat modern berlomba-lomba mendapatkan pendidikan terbaik untuk memenuhi kebutuhan mereka akan ilmu. Bahkan hingga belajar ke luar negeri yang tentunya memakan biaya jauh lebih besar daripada biaya saat menempuh pendidikan di dalam negeri.

Layanan terbaru Jeducation: Kursus Online Bahasa Jepang Bersama Orang Jepang

Dilansir Kompas dari Data Commercial Service Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa lebih dari 69.000 mahasiswa Indonesia sedang menempuh pendidikan di luar negeri pada tahun 2018-2019 lalu. Nampaknya generasi milenial saat ini senang melakukan hal-hal menantang seperti merasakan dunia pendidikan dan lingkungan yang sangat baru di negara orang.

Jepang menjadi salah satu destinasi belajar pilihan pemuda Indonesia. Menurut Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii seperti dilansir Antara, jumlah pelajar Indonesia di Jepang meningkat dua kali lipat dalam lima tahun terakhir menjadi 5.000 orang pada 2018.

Berbicara mengenai belajar di luar negeri dalam hal ini adalah belajar ke Jepang, tentu melibatkan urusan akomodasi atau tempat tinggal yang akan kita tempati selama menempuh pendidikan di sana. Apalagi kita akan berhadapan di lingkungan yang sangat asing, maka kita harus mencari tahu secara detail bagaimana gambaran wilayah sekitar tempat singgah kita nanti.

Di Jepang terdapat beragam jenis tempat tinggal yang bisa menjadi opsi bagi pelajar yang ingin menempuh pendidikan di sana. Mulai dari asrama, apartemen, home sharing dan home stay. Salah satu yang banyak dijadikan pilihan para pelajar di sana adalah asrama.

Asrama banyak dijadikan pilihan karena mendapatkannya yang mudah. Apalagi sudah banyak sekolah dan universitas di Jepang yang menyediakan asrama sebagai akomodasi tempat tinggal untuk para pelajarnya. Salah satunya Toho Gakuen College.

Toho Gakuen telah bekerja sama dengan Student Information Center dan Kyoritsu Maintenance Co, Ltd yang akan memudahkan siswa internasional untuk melakukan administrasi hingga sewa asrama.

Terdapat beberapa tipe kamar di asrama ini. Berikut estimasi rinciannya:

Tipe Kamar Biaya Biaya
Tipe A (Single Private Room) Biaya awal Total: 138.640 yen Biaya awal masuk: 50.000 yen
Deposit: 50.000 yen
Perawatan gedung: 3.000 yen
Uang kebersihan: 35,640 yen
  Biaya 1 bulan Total: 74,190 yen Asrama: 64.900 yen
Biaya listrik: 5.400 yen
Fasilitas: 3.890 yen
Tipe B (Single Private Room・Bathroom with vanity) Biaya awal Total: 141,880 yenBiaya awal masuk: 50.000 yen
Deposit: 50.000 yen
Perawatan gedung: 3.000 yen
Uang kebersihan: 38.880 yen
  Biaya 1 bulan Total: 79,190 yen   Asrama: 69.900 yen
Biaya listrik:5.400 yen Fasilitas: 3.890 yen

Pendaftaran asrama ini cukup mudah secara administrasi karena tidak memerlukan adanya penjamin pembayaran. Namun, siswa diharuskan melakukan kontrak berupa membayar sebanyak dua bulan pertama di pembayaran awal. Apalagi terdapat batas waktu pendaftaran dikarenakan kamar sering penuh sehingga disarankan secepatnya mendaftar.

Selain itu, biaya yang disebutkan sudah termasuk makan tiap pagi dan malam. Asrama juga dilengkapi furniture dasar, dapur dan area mencuci. Jika siswa menginginkan tipe kamar lain seperti tipe kamar studio (termasuk bathtub &  toilet), siswa dapat menghubungi kontak di bawah ini:

1) NATIONAL STUDENTS INFORMATION CENTER Shinjuku branch

Alamat: TK Shintoshin Central Building 4F 1-23-1 Nishi-Shinjuku, Shinjuku-ku, Tokyo 160-0023

Telepon: 0120-749-070 dan +81-3-5909-5749 (luar negeri)

2) Kyoritsu Maintenance Co, Ltd

Alamat : 101-8621 Tokyo, Chiyoda-ku, Kamikida 2-18-8

Telepon: 0120-88-1030, dan + 81-3-5295-7791 (luar negeri)

Email :  int@gakuseikaikan.com

Kyoto University of Advanced Science (KUAS)

Perguruan tinggi di Jepang lain yang memiliki fasilitas asrama adalah Kyoto University of Advanced Science (KUAS). Namun, pilihan ini baru akan dibuka pada April 2020 mendatang dan hanya tersedia untuk mahasiswa teknik tahun pertama. Tiap siswa akan diberi satu kamar dan lantai untuk laki-laki akan dipisah dengan lantai perempuan. Fasilitas asrama ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran siswa.

Credit: Japan Education Indonesia

Mengenai fasilitas, tiap lantai dari bangunan asrama berlantai 8 ini akan memiliki lounge bersama, dengan dilengkapi sistem keamanan yang mumpuni. Selain itu, terdapat pula kantin dalam gedung bagi para penghuni asrama untuk bersantap. Fasilitas ini dapat digunakan baik oleh siswa Jepang maupun internasional agar dapat menciptakan suasana multikultural yang menyenangkan.

Asrama kampus ini juga akan dilengkapi toko serba ada, supermarket dan stasiun kereta yang hanya berjarak 5 menit berjalan kaki dari asrama. Lalu berapa biaya yang diperlukan? Biaya sewa kamar di gedung asrama ini sebesar 50.000 yen (dapat berubah) per bulan dan 100.000 yen (dapat berubah) untuk deposit yang harus dibayarkan di awal pendaftaran.

Japan Electronics College

Japan Electronics College juga memiliki fasilitas asrama yang diperuntukkan bagi para siswa Jepang maupun internasional yang harus jauh dari orang tua. JEC menyediakan fasilitas asrama yang berada di tiga lokasi untuk menampung siswa sebanyak mungkin.

Credit: Japan Education Indonesia

Lokasi pertama asrama terdapat di Kyoritsu. Asrama di lokasi ini adalah asrama khusus pria bergaya western yang terletak di 190-0011 3-1-4, Takamatsucho, Tachikawa-shi, Tokyo. Tiap kamar memiliki ruangan dengan ukuran 5.3 tatami. Fasilitasnya mulai dari kursi, kasur, lemari, akses internet, AC, dan lainnya. Asrama di sini dilengkapi pula dengan restoran dan ruang mencuci untuk siswa. Asrama ini berjarak 8 menit berjalan kaki dari JR Chuo Line Stasiun Tachikawa.

Lokasi kedua di Higashifushimi. Asrama ini berlokasi di 202-0014 4-13-24, Fujimachi, Nishitoukyo-shi, Tokyo. Asrama di Higashifumi ini memiliki sistem keamanan yang ketat, karena memiliki kamera pengawas serta pintu gerbang yang dapat tertutup secara otomatis. Asrama Higashifumi hanya berjarak 1 menit berjalan kaki dari Seibu Shinjuku Line, pintu keluar utara Stasiun Higashi-Fushimi .

Lokasi ketiga asrama ini terdapat di UniLife serta Shinjuku Kashiwagi  Hills. Keduanya sebenarnya bisa dibilang seperti rumah bersama atau sharing house. Fasilitas di lokasi ini juga terbilang lengkap, muali dari ruang tamu, kamar tidur, tempat parkir sepeda, elevator, intercom, balkon, kamera keamanan, AC, dan lainnya.

UniLife beralamat di 165-0027 6, Nogata, Nakano-ku, Tokyo dan berjarak sekitar satu menit berjalan kaki dari Seibu Shinjuku Line, Jalur JR Chuo, Jalur Sobu, dan Jalur Tokyo Metro Tozai “Nakano”. Sedangkan Shinjuku Kashiwagi Hills berlokasi di 169-0074 1, Kitashinjuku, Shinjuku-ku, Tokyo dan berjarak 5 menit berjalan kaki dari JR Sobu Line “Okubo”, 9 menit berjalan kaki dari JR Yamanote Line “Shinokubo”, serta 12 menit berjalan kaki dari Seibu Shinjuku Line “Seibushinjuku”.

Credit: Japan Education Indonesia

Selain asrama kampus, ada pula opsi home stay yang diminati banyak pelajar asing. Saat ini sudah banyak perusahaan dan pemerintah yang bekerja sama dengan warga setempat untuk membuat program home stay. Homestay memang masih bisa disebut sebagai salah satu bentuk penginapan. Namun, berbeda dengan hotel atau apartemen, jika siswa memilih opsi homestay maka siswa akan diharuskan menginap di rumah milik penduduk setempat.

Ini mungkin yang banyak menarik minat pencari tempat singgah di Jepang. Para pelajar asing yang bersekolah di Jepang bisa menginap di rumah milik warga Jepang setempat! Warga yang tinggal dengan para pelajar nantinya biasa disebut Host Family. Host Family akan berperan sebagai orang tua angkat yang bertanggung jawab mengenai segala kebutuhan hidup tamu (guest, dalam hal ini para siswa) selama tinggal di sana.

Menjelang liburan musim panas atau dingin, di Jepang biasanya akan mulai banyak beredar poster atau brosur terkait informasi homestay. Pelajar asing yang sedang menempuh pendidikan di Jepang pun biasanya jadi sasaran utama program ini. Mereka bisa mendaftar program homestay melalui Foreign Student Office dengan durasi yang berbeda-beda. Tergantung keperluan masing-masing.

Selain itu, ada juga jenis homestay yang diadakan bersamaan dengan waktu Summer School. Program ini bisa diikuti oleh pelajar asing yang datang ke Jepang untuk mengikuti Summer School. Sayangnya, tidak semua host family bisa mengikuti kegiatan ini, karena penyelenggara Summer School biasanya akan melakukan seleksi ketat untuk mendapatkan host family terbaik.

Baca juga: Tips Mencari Tempat Tinggal di Jepang

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *